VISI DAN MISI ABKIN tercantum pada KODE ETIK BIMBINGAN DAN KONSELING

Mewujudkan Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN) sebagai organisasi profesi terkemuka dan terpercaya dalam memelihara dan mengembangkan ilmu dan praksis bimbingan dan konseling pada tingkat nasional dan internasional, berdasarkan pancasila dan UUD 1945 sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui layanan bimbingan dan konseling profesional yang menghargai harkat, martabat, dan keragaman serta kemajemukan bangsa Indonesia.

Sejarah ABKIN

Visi dan Misi

VISI DAN MISI ABKIN tercantum pada  KODE ETIK BIMBINGAN DAN KONSELING

Visi

Mewujudkan Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN) sebagai organisasi profesi terkemuka dan terpercaya dalam memelihara dan mengembangkan ilmu dan praksis bimbingan dan konseling  pada tingkat nasional dan internasional, berdasarkan pancasila dan UUD 1945 sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui layanan bimbingan dan konseling profesional yang menghargai harkat, martabat, dan keragaman serta kemajemukan bangsa Indonesia.

Misi

1.      Mengembangkan profesionalitas layanan bimbingan dan konseling yang peduli terhadap kemaslahatan umat manusia.

2.      Mengembangkan jati diri guru bimbingan dan konseling atau konselor sebagai pribadi altruistik dan pemangku layanan professional bimbingan dan konseling.

3.      Menyelenggarakan koordinasi dan konsolidasi kepengurusan Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia di tingkat pengurus besar, pengurus daerah, dan pengurus cabang.

4.      Mendukung dan memberikan masukan kebijakan pemerintah dalam upaya tercapainya tujuan pendidikan nasional dan khususnya layanan bimbingan dan konseling

5.      Menjalin kerjasama dengan organisasi profesi lain dan lembaga swasta dalam upaya pengembangan profesionalias bimbingan dan konseling

6.      Menjalin kerjasama dengan pemerintah dalam  kaitannya dengan penetapan regulasi dan penyelenggaraan layanan  bimbingan dan konseling pada jalur pendidikan formal, non formal dan informal

7.      Menjalin kerjasama dengan Perguruan Tinggi dalam kaitannya dengan pengembangan kurikulum bimbingan dan konseling dan uji kompetensi pemangku layanan bimbingan dan konseling 

8.      Menyelenggarakan penelitian dan publikasi ilmu terapan bimbingan dan konseling bekerjasama dengan lembaga pendidikan